Tentang Lina Wahyuni


 

Lina Wahyuni, lahir di Bekasi, meskipun ia lulusan ekonomi pertanian, ia amat menggemari dunia pendidikan dan anak-anak. Pernah mengajar di pedalaman Baduy, dan di Sekolah Alam selama beberapa tahun. Lina akhirnya kembali ke rumah, membangun mimpi-mimpinya bersama keluarga dan anak-anak dengan pembelajaran berbasis rumah, sangat menyukai travelling baik short travelling maupun long travelling.  

Di tengah-tengah kesibukkannya, Lina menyukai menulis blog Rumahku Syurgaku dan pernah menulis sebuah buku antologi yang berjudul Sekolah Tanpa Tembok dan Cerita Anak Indonesia yang diterbitkan secara indie,  kesibukkan lainnya sekarang adalah mengelola pembinaan anak yatim dan dhuafa untuk anak-anak di lingkungan sekitarnya.

Membangun sebuah pesantren berbasis pertanian adalah cita-citanya dan baginya sekolah bisa di mana saja, kapan saja dan dengan siapa saja.
| Tidak ada komentar

Camping di Gunung Bunder

Halo teman teman hari ini aku akan menceritakan tentang camping di gunung bunder, oke langsung aja deh ^_^.

Sabtu 14 januari 2017
Pagi ini aku akan pergi ke gunung bunder, senang nya ^_^.
Aku menghabiskan sarapan dengan sangat senang, tidak sabar setelahnya kami langsung melaju, tujuan kami adalah parung. Kami akan di jemput oleh tim fun family trip, mobil kami sudah sampai di parung. Tidak lama kemudian mobil jemputan pun datang. Kami memasuki mobil itu dan salim ke buya, karena buya tidak ikut.

Perjalanan dari Parung memakan waktu 4 jam, sesampainya kami di gunung bunder sekitar jam 11 siang. Bukannya istirahat tapi malah main air tapi karena air nya sedikit akhirnya kami membuat bendungan.


kami membuat bendungan
Akhirnya bendungan pun jadi, kami bermain-main di sana sampai merasa puas dan kedinginan. Setelah makan dan shalat dzuhurkami mulai menikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh panitia, aku beserta semua peserta yang lain bermain berbagai permainan yang seru.




Kami membuka hadiah yang kami peroleh dari berbagai permainan tadi, ternyata isi hadiah nya adalah snack tambah seru deh:D. Kami semua istirahat sambil makan snack. Waktu shalat ashar sudah tiba aku wudhu dan shalat. Aku kembali ke tempat berkumpul, kemudian menyeduh susu jahe yang ternyata rasanya sangat enak, kata kak fai even organizer (EO): "nanti malem kita bikin barbeque".

Tak terasa matahari sudah terbenam malam pun tiba, aku shalat magrib beralaskan sajadah yang lapisan bawahnya telah dilapisi spanduk terlebih dahulu.

Aku melihat kak fai dan teman-teman nya sedang membuat api unggun. Saat api unggun sudah berkobar sosis dan baso juga sudah siap di bakar KITA BUAT BARBEQUE YEEEEY... eeem aromanya saja sudah wangi banget.

Barbeque sudah jadi, aku pertama makan yang sosis dulu baru yang baso. Perutku sudah kenyang aku menyikat gigi di aliran air dan wudhu di sana juga.

Aku sudah sangat capek, makanya setelah  aku shalat isya  aku langsung tidur karena besok kami akan ke air terjun.

Tak terasa sudah jam 5, aku terbangun karena dede nangis, sedangkan bunda dan ka meni sedang ke kamar mandi.Aku tak tahan dengan tangisanya akhirnya aku mencoba untuk menenangkannya tapi itu mustahil.

Aku memutuskan untuk keluar tenda dan wudhu, karena centernya sudah redup jadi tidak begitu terang, lalu ibu-ibu penjual makanan yang sedang cuci tangan menolongku dengan membantu menyinari aliran air itu dengan centernya... Alhamdulillah

Aku berterimakasih kepadanya, tapi selama aku wudhu dede masih saja menangis dan ada teman ka fai yang menggendong Dede ke tempat Bunda.

Aku shalat subuh, setelah itu aku keluar tenda dan duduk di alas yang terbuat dari spanduk, matahari sudah mulai menyinari.Sekitar jam 7 aku sarapan dengan dadar mie yang enak.

Aku dan ka meni bermain dan berjalan-jalan keliling area camping sampai tiba waktunya ke AIR TERJUN  yang aku tunggu-tunggu.

Kami berjalan agak lama dan kak fai sudah beberapa kali mengerjai ku haaah sebel sih tapi mau gimana lagi.akhirnya sampai di air terjun curug ngumpet senang nya^_^.





Asyiknya main di air terjun walaupun cuma sebentar, dingin.  Kami pulang ke perkemahan dan mandi agar bisa beres-beres dan pulang.bye bye gunung bunder ilove you...


THE END

| 2 komentar

Review my favourite game

Hello everybody, this time i'll tell you my favorite game. ya game favorit ku adalah minecraft pocket editon.


Adalah logo minecraft pocket editon.kalau teman-teman ingin download jangan sampai tertipu ya. Minecraft pocket editon itu berbayar kalau teman teman ingin download tapi gak ada duit gampang berikut adalah tips nya.


  1. jika teman,saudara,tetangga,keluarga kalian punya minecraft pocket edition biar gak bayar kalian tinggal shareit aja.
  2. pakailah aplikasi seperti mobomarket atau 9apps disitu teman teman bisa download minecraft pocket edition dengan gratis tis tis.

Semoga kalian suka dengan review nya :3

| Tidak ada komentar

Go to sangiang island




Halo teman-teman lama gak ngetik nih... kali ini aku pengen nyeritain pengalaman ku saat ke pulau sangiang baca terus yaaa ^_^.

Kamis 1 januari di cilegon.

huuaaaaaah... aku baru saja bangun tidur saat itu masih pukul 5 pagi aku pun pergi ke kamar mandi untuk wudhu, shalat shubuh setelah itu aku bermain dengan Ine, Pancar dan kaka Iko.

Mamanya kaka Iko dan Bunda berulang-ulang menyuruh kami sarapan. Oh iya... sarapan kali ini menu nya salah satu makanan favorit ku looh yaitu empek-empek, bagi yang enggak tau apa itu empek-empek, itu adalah makanan khas palembang.




Udah pernah coba belum ? Lain kali kita akan bahas tentang empek-empek ya ! Okeh, lanjut lagi yooook.

Selesai sarapan, aku mandi, siapkan baju, dan main lagi (main mulu enggak ada kerjaan lain apa :v).

Kami berangkat jam 9 pagi, kami pun menaiki mobil dan di jalan wuuah macet guys karena kami satu arah ke pantai anyer jadi yaa begitulah saat kami sampai di pelabuhan paku anyer sekitar jam setengah sebelas sambil menunggu perahu kita bermain di sekitar beton pemecah ombak dan jam 12 perahu sudah datang kami pun menaiki perahu dan mencari tempat yang nyaman untuk duduk, akupun duduk di gladak yang atas nya diberi terpal agar tidak panas.

Saat di perjalanan aku takut kalau duduk di gladak karena cuaca sedang tidak mendukung dan aku melihat buya sedang berdiri di bagian depan perahu aku pun tertarik dan akhirnya duduk di depan. dan memang seru!!.tapi cuaca yang panas membuat kulit ku terbakar dan terasa sakit.

Satu jam berlalu kami pun sampai ke Sangiang Island, aku sangat senang apalagi saat menuju ke dalam kami melewati  hutan mangroof. Sakit karena kulitku terbakar matahari sudah terbayar dengan indah nya hutan mangroof.  

Belum masuk ke dalam pulaunya saja sudah indah banget, di dalem wuuah pasti lebih indah lagi. Kami pun sampai ke dalam Sangiang Island dan aku sangat senang. Hal pertama yang kami lakukan adalah shalat zuhur dan beristirahat sebentar.

Aku meminta bunda untuk membelikan es di warung sekitar situ, tapi ternyata tidak ada karena sudah habis. Semalam ada rombongan  camping yang berjumlah sekitar 400 sampai 500 orang. 

Kalau kita mau minuman dingin kita harus beli dulu di Anyer. Akhirnya Buya membelikan kami kelapa muda karena di sini banyak pohon kelapa. Kami pun bersiap menuju Goa Kelelawar dan puncak Tanjung Harapan.


istirahat sambil nunggu rombongan

btw aku yang di belakang pake kerudung cokelat. Kami pun melanjutkan perjalanan ke goa kelelawar
dan taaaraaaa...





Uukh... bau banget di sini, aku tidak suka dengan bau kotoran kelelawar. Ombak yang masuk ke dalam goa sedang mengamuk, kami perhatikan di ombak itu ternyata oh ternyata ada bayi hiu putih, buya pun langsung menngambil pancingan.

"Buy mau mancing ikan hiu umpan nya pake apaan?" tanyaku pada buya
"pake bakwan" jawab buya





Dan akhirnya hiu putih itu pun nggak berhasil di pancing. Kami melanjutkan perjalanan menuju tanjung harapan dan pemandangan nya kayak di surga.
jangan perhatikan dua orang yang di belakang #_#










di sini banyak spot untuk foto foto tapi kita gak bisa lama lama kita langsung menuju pantai 

jalan teerus...










Pantainya bagus sih tapi banyak sampah mungkin karena semalam banyak orang kali ya...

Aku melihat nahkoda perahu menghampiri bunda dan buya 
"anak-anak ayo pulang cuaca lagi gak bagus ayo..." kata Buya sedikit berteriak

Kami semua berjalan menuju masjid untuk bersih-bersih dari pasir, kami pun naik perahu masih dalam keadaan basah.




hutan mangroof seperti melambaikan tangannya dan mengucapkan selamat tinggal
bye bye sangiang island 
THE END

eh sorry sorry numpang promosi nih 
follow aku ya di instagram namanya elyazuha
subscribe channel muazza friend 
dan subscribe juga channel lina wahyuni 
bye bye ^_^
Baca juga pengalamanku di Dieng ya...
...Kalau kegillaan Buyaku... klik ini
| 1 komentar

tips memelihara kucing ^_^


miaw... halo semua kali ini aku mau bagi bagi tips buat temen temen yang mau pelihara kucing atau sudah pelihara kucing tapi bingung cara rawat nya ya udah langsung aja yuk
1.bersihkan tempat tinggal si mpuss pastikan tempat tinggal nya bersih selalu.

2.bila teman teman tidak punya kandang atau tempat tinggal untuk si mpuss tidak perlu khawatir cara nya siapkan kardus yang muat untuk si mpuss siapkan kain,spon 
taruh kain di dalam kardus taruh juga spon nya dan taaaaraaa jadi deh.

3.mandikan si mpuss dua minggu sekali pastikan dia bersih.

4.jangan lupa untuk taruh kotak pasir dan isi pasir nya ya jangan lupa untuk membuang poop si mpuss ya.

5.berikanlah kasih sayang untuknya.
itulah tips yang kuberikan semoga bermanfaat untuk teman teman
terimakasih sudah membaca
☺☺☺☺


| 3 komentar

Mujeng ; perilaku kucing melahirkan

Kucing kami bernama Muazza, karena terinspirasi dari nama kucingnya Rasulullah, Muazza adalah hasil perkawinan silang antara kucing kampung dengan kucing Persia, kami memanggilnya Mujeng. Ibunya Persia asli, dia kucing berbulu putih yang cantik dengan ekor yang anggun, sayangnya Mujeng lebih mirip kucing kampung seperti bapaknya.



Mujeng baru berusia 1 tahun dan dia sudah kawin dengan bapaknya, oleh karena itu Buya menjadi sebal dengan Mujeng. Setelah proses kehamilan selama dua bulan, aku membantu prosesnya melahirkannya seperti layaknya para bidan di rumah sakit bersalin, aku menarik badan bayi kucing yang penuh darah itu sampai akhirnya keluar dan dapat melihat dunia ini,  awal nya dia mempunyai tujuh ekor anak, tapi yang satu hilang entah ke mana dan yang tiga mati,  sisa nya tinggal tiga.

Tiga ekor anaknya yang kecil-kecil itu mati karena tidak kebagian ASI, Ya Allah...  kami kaget karena muazza memakan anaknya yang sudah mati... buya pun semakin sebal dengan Muazza... tapi aku berpikir mungkin itu cara dia mengubur anaknya.

Kami pun mencari informasi di google mengenai perilaku Muazza ini, di sana kami membaca ada beberapa kemungkinan induk kucing memakan anaknya sendiri :


  • Kemungkinan pertama anaknya cacat
  • Kemungkinan kedua anaknya sakit
  • Kemungkinan ketiga induknya sangat lapar karena habis melahirkan
  • Kemungkinan keempat anaknya mati dan dia menguburnya dengan cara di makan


Oke itulah informasi mengenai kucing yang melahirkan. Terimakasih karena sudah membaca.
| Tidak ada komentar

nAIK gUNUNG pRAU

oleh: Kaori

FESTIVAL DIENG CULTURE 2016. Berangkat dari home stay naik mobil bak terbuka seperti naik rooler coster walaupun aku belum pernah naik rooler coster. Akhir nya saampaaaiii juga, sebelum masuk ke dalam fetival kami makan mie ongklok rasanya manis dan aneh akhirnya aku tambahin sambal ternyataaaa sambal nya manis juga, caaapeee deeeehhh...
makan mie ongklok


Kami masuk ke dalam festival dingiiiiiin baaangeeeet sampai  menggigil lalu kami keliling-keliling melihat orang-orang yang sedang berjualan akhir nya kami memutus kan untuk beli takoyaki, ternyata disana ada Bunda, Buya, Pelangi dan Pancar. Tapi pancar dan pelangi menangis karna kedinginan, di sana sempat minus loh jadi wajar kalau menangis . Aku dan ka meni ingin menonton JAZZ ATAS AWAN , dan kami pulang dengan mobil bak terbuka wiiiihiiii seru banget deh pokok nya.

suasana malam di festival dieng culture
Naik gunung prau, jam satu malam bangun siap siap, makan baso. Berangkat, kita naik duluan karena yang lain pada beli keperluan dulu jadi kita tunggu deh agak lama kemudian mereka dateng istirahat di pos satu.
Kami lanjut kan perjalanan kami sampai di pos dua dengan begitu lelah  dan banyak istirahat dan kalau melihat ke bawah lansung merinding....  iiiihhh seram banget.... kita semua terus berjalan dan banyak istirahat.
Sampai di pos 3 jalan nya begitu terjal menyeramkan pohon pohon mulai pendek pokoknya menakut kan seperti ingin pingsan aku merangkak sambil menangis... “buuunda kapan nyampenya” ber ulang-ulang kata-kata itu keluar dari mulutku.  
dalam perjalanan turun gunung
Karena samping kanan samping kiri seeeeemmmmuuuuuuaaaaa jurang .... iiiiiiiihhhhh serem. Untung buya sama dede camping di pos dua kalau tidak ngak kebayang deh nanti jadi kayak gimana, aku gak mau naik guung lagi.
Sampai di puncak tidak ada yang bisa dilihat yang ada cuma kabut kabut dan kabut, dan yang pasti di situ dingin banget, aku kedinginan dan masuk ke tenda minum makan dan foto foto. Dan tibalah waktunya untuk turun akhirnya kami turun ke bawah dengan selamat tapi baju kotor, sepatu kotor, sarung tangan kotor, seeemuuuaaaaa kotor .... haaah pengalaman yang tak bisa di lupakan.
| Tidak ada komentar
Copyright © 2014. cute girl